Menertawakan Kebodohan

images

Alkisah suatu malam, ada tiga orang berkumpul di sebuah rumah untuk membicarakan situasi penting yang menyangkut hidup mereka. Orang-orang ini terdiri dari dua orang laki-laki dan satu orang perempuan. Ketika pembicaraan semakin alot dan serius, seorang lelaki mengeluarkan semangkuk coklat yang nampak lezat dari lemari pendinginnya, dengan maksud menjamu para tamunya.

Tentu saja, menuangkan isi otak menghabiskan banyak energi dan membuat perut lapar toh? Tanpa ragu, kedua lelaki langsung mengambil coklat dan mengunyahnya. Beberapa saat kemudian, seorang lelaki menyadari keanehan yang terjadi: ketika ia membelah cokelat tersebut dan menaruh separuh belahan di tangannya, ia melihat bahwa terdapat serabut putih di cokelat tersebut. Seketika itu juga si lelaki yang satu lagi terkejut, dan mereka baru menyadari bahwa mereka telah memakan cokelat basi. Keduanya langsung merasa panik dan takut apabila hal-hal buruk terjadi karena keracunan.

“Tidak perlu sepanik itu,” sahut si perempuan. “Saya pernah memakan sepotong kue berjamur sampai habis dan baik-baik saja sampai sekarang,” ujarnya.

Mendengar hal itu, satu orang lelaki kemudian berujar, “Yah… Saya sih pernah juga makan makanan basi dan tidak terjadi apa-apa.”

“Oh… Saya malah pernah makan obat yang sudah kadaluarsa tiga bulan,” sahut pria yang satu lagi.

Ketiganya kemudian tertawa, dan melanjutkan diskusi mereka seolah tidak terjadi apa-apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: