Lambat, Santai, Cepat, atau Terburu-buru?

The-Science-Behind-Habitually-Late-People

Saya agak bingung, sebenarnya. Kenapa kita, orang Indonesia, selalu dibilang sering ketinggalan dibandingkan negara-negara lain?

Padahal, ketika ada launching produk smartphone terbaru, pasti kita selalu berusaha menjadi yang terdepan: membeli pre-order lewat website manapun yang menerima pre-order, titip teman yang kebetulan tinggal di negara yang pertama kali mengeluarkan smartphone tersebut, atau rela mengantri berjam-jam di toko hanya untuk jadi salah satu dari yang pertama memiliki produk tersebut.

Juga, ketika ada acara besar yang akan digelar di ibukota, sudah pasti kita harus jadi yang pertama memiliki tiketnya dong? Suka ataupun tidak dengan acaranya, jangan sampai kita tidak nonton, nanti tidak punya bahan obrolan dengan teman-teman lainnya.

Apalagi kalau ada pembukaan sebuah tempat yang konon kabarnya hits banget. Waduh, tidak boleh tidak mampir setidaknya dalam waktu satu bulan sejak tempat itu dibuka. Kan malu kalau nanti orang lain bisa saling bertukar pendapat soal tempat ini sementara kita pernah menginjakkan kaki saja belum. Mau ngantri sepanjang apapun rasanya tidak jadi  masalah.

Entah kenapa, berdesak-desakan tapi jadi yang pertama tanpa tahu lebih dulu sebenarnya apa yang membuat kita ingin melakukan hal tersebut rasanya lebih seru dibandingkan harus sabar menunggu dan mencerna informasi yang ada.

Sikap yang teramat sangat responsif. Ada baiknya, tapi tidak banyak juga jeleknya. Apalagi kalau sikap responsif ini diterapkan dalam dunia maya, di mana realita dan kebohongan memiliki porsi yang hampir sama besar. Salah-salah, malah jadi saling menyalahkan orang lain.

Jadi, sebenarnya kita itu cepat atau lambat sih?

Advertisements
2 comments
  1. Konsumtif?
    Perilaku yang sering banget terjadi buat warga kita yang mayoritas tinggal diperkotaan dan mampu secara materi. Eh kadang juga faktor gengsi patut jadi pertimbangan juga ding contoh diatas Kaya PO hp bela2in antri buat beli gadget terbaru dll ;p
    Just my thought 😉

    • itu dia, harusnya ngebutnya jangan pas beli-beli sesuatu aja yah tapi di tempat-tempat lain juga hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: